Sabtu, 04 September 2010

Cerita Pertamaku

CINTA BAGAIKAN SEPASANG MERPATI PUTIH

Part 1 : Kesempatan Untuk Berkenalan…

Di Sekolah Negeri Icil Sejati…
Ada seorang cewek yang lumayan pandai dalam bernyayi, namun hanya orang terdekatnya saja yang tau dengan bakat terpendam dari cewek ini. Selain pandai bernyanyi, cewek ini juga terkenal sangat pandai di bidang pendidikan. Karena menurutnya, pendidikan itu nomor . Cewek ini mempunyai paras nan cantik, senyum manis (dia berikan senyum kesemua orang dari hati yang sangat tulus). Dia sangat ramah, pandai dalam bergaul, dan selalu ada sahabat di dekatnya. Cewek imut ini bernama Larissa Safanah Arif, tapi nie… temen-temennya manggil dia Acha. Tapi nie… banyak anak mengira senyum maniz Acha itu mirip banget kaya bidadari… Apa itu semua bener cie…? Lanjut yuk….
Saat Acha melewati ruang teater, tiba-tiba Acha ingin sekali memainkan piano dan bernyayi. Suaranya lumayan merdu apalagi ketika ia menyanyikan lagu ini…

Ku tak percaya…Kau ada disini…
Menemaniku…Disaat dia pergi…
Sungguh bahagia…Kau ada disini…
Menghapus semua…Sakit yang kurasa…
Mungkinkah kau merasakan…
Semua yang kupasrahkan…
Kenanglah kasih…

Ku suka dirinya…Mungkin aku sayang…
Namun apakah mungkin….Kau menjadi milikku…
Kau pernah menjadi…Menjadi miliknya…
Namun salahkah aku…Bila ku pendam “RASA INI”

Bait demi bait lagu itu dinyanyikan Acha. Di sisi lain, ada seorang cowok imut, manies, pandai dan memiliki senyum yang khas yang sering disebut Malaikatnya Sekolah ICIL Sejati. Dia tim inti di eskul Sepakbola, sebenernya dia bisa jadi Ketua Tim Sepakbola tetapi dia ingin menjadi wakilnya saja. Cowok maniz ini namanya Ahmad Fauzy Adriansyah, biasanya semua sohibnya panggil dia si Ozy. Ketika Ozy sedang melewati ruang teater, dia mendengar suara cewek yang sedang bernyanyi. Karena Ozy sangat penasaran dengan suara merdu itu, akhirnya Ozy melihat cewek itu dari kejauhan. Betapa terkejutnya Ozy ketika melihat senyum manis cewek itu seperti bidadari.
Saat itu Ozy berfikir : “Ya Allah, diakah bidadari yang kau turunkan untukku…?” Hati Ozy tak karuan, jantungnya berdegup kencang lebih dari biasanya, sedangkan darahnya mengalir lebih cepat dan setelah itu berlalu Ozy memberanikan diri untuk masuk keruangan teater itu. Namun, baru saja dia berjalan satu langkah dari tempatnya berdiri, ada cowok yang mendekat ke cewek itu. Cowok itu tinggi, kurus, memakai kalung yang hamper sama dengan kalung yang dipakai oleh Ozy & Lintar.

“Hay Cha, pulang yuk… udah sore nie…” Kata cowok tadi
“Iya, aku juga udah lumayan lama nunggu nih, disini…!” kata cewek itu
“Ya udah, pulang yuk…” Ajak cowok itu

Akhirnya mereka berdua pulang, Ozy mengurungkan niatnya untuk berkenalan dengan cewek itu. Tapi sebenernya si Ozy kecewa banget belum bisa kenal sama cewek tadi.

“Huh… Rese…! Baru mau kenalan, udah disamperin cowok lain lagi…!” kata Ozy kesal

Hhmmmmmm…. Siapa sih sebenernya yang ngajak cewek itu pulang…? Dan siapa juga yang mau diajak kenalan oleh Ozy…?
Tunggu cerita selanjutnya ya…? Di part 2…
Comment ya…? Ditunggu lho…

1 komentar: